Pernyataan Sikap KAMMI Daerah Surabaya Terkait Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan SBY-Budiono Periode 2

Bismillahirrahmanirrahim

Berjalannya pemerintahan SBY-BUDIONO jilid 2 selama 2 tahun ini masih banyak meninggalkan catatan merah yang masih menyala. Padahal secara akumulasi pemerintahan SBY telah berjalan selama 7 tahun semenjak jilid 1. Maka seharusnya berbagai permasalahan yang ada sudah dapat terselesaikan, namun faktanya berkebalikan.

Reformasi yang didengungkan dalam segala bidang ternyata masih sangat jauh dari harapan. Permasalahan supremasi hukum yang menjadi janji-janji pemerintahan SBY hanyalah isapan jempol belaka. Berbagai kasus tidak perbah usai hingga kini. Mulai kasus skandal Centurym Rekening Gendut Polri, Mafia Pajak, Mafia Hukum dan Mafia Pemilu.

Dalam bidang pemberantasan korupsi juga hanya sebuah mimpi belaka, justru Korupsi berkembang sangat menggurita, malahan sudah menjangkit pada lembaga pemerintahan di Kementrian yang telah menjadi lahan subur dari korupsi. Dari malai kasus suap Sesmenpora, kasus Kemenakertrans, dan masih banyak kasus lainya yang belum terendus.

Belum lagi kasus kesejakteraan rakyat yang sangat masih memprihatinkan. Standar kemiskinan Badan Pusat Statistik yang selama digunakan pemerintah untuk melakukan propaganda dan penyesatan, ternyata sangat bias. Hingga kini pemerintah masih mengunakan standar kemiskinan di bawah 1 dollar AS atau kurang lebih Rp.9.000 per hari jika kurs Rp. 9.000/dollar, di tengah lonjakan harga barang kebutuhan pokok yang tidak mampu dikendalikan oleh pemerintah, maka rakyat bisa beli apa?

Hembusan isu resufle kabinet yang didengung-dengungkan dan telah terjadi jangan sampai dijadikan kambing hitam bahwa yang bersalah merupakan dari pihak personal menteri bukan pemerintahan secara umum. Sadar atau tidak sadar, isu reshuffle bisa diindikasi sebagai pengalihan isu secara halus. Sehingga masyarakat seakan-akan sibuk mencari kesalahan dari personal menteri. Padahal yang lebih penting adalah kinerja pemerintahan secara umum.

Oleh karena itu, maka Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia(KAMMI) Daerah Surabaya menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Menolak segala bentuk upaya politik pencitraan dan pengalihan isu yang selama ini sering dilakukan pemerintah dalam upaya menutupi kelemahan dan keburukan pemerintah.
  2. Mendesak untuk meningkatkan kesejakteraan masyarakat dengan memanfaatkan seluruh potensi sumberdaya yang terdapat pada dalam negeri. Terutama adalah pengelolaan Sumber Daya Alam secara mandiri tanpa dikelola oleh pihak asing demi mewujudkan kemerdekaan ekonomi bangsa.
  3. Mendesak agar menuntasan segera terhadap skandal kasus Century, Rekening Gendut Polri, Mafia Pajak, Mafia Hukum dan Mafia Pemilu serta kasus hukum lainnya yang selama ini belum tertuntaskan.
  4. Meminta agar seluruh komponen masyarakat untuk selalu bersikap kritis terhadap tindakan dari pemrintah

Demikian pernyataan sikap ini dibuat, semoga menjadi perhatian kita semua.

Surabaya, 20 Oktober 2011

Pengurus Daerah

KESATUAN AKSI MAHASISWA MUSLIM INDONESIA (PD KAMMI)

Fachrur Rosi, ST

Ketua Umum

081544084030

CP :

  • Yuliyanto Agung Prabowo(Ketua Departemen Kebijakan Publik) 08985578796

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s