Kamus Gaul Bahasa Senayan

Layaknya operasi kejahatan, banyak kode buat menyembunyikan transaksi gelap di gedung Dewan Perwakilan Rakyat. Kode ini umumnya hanya bisa dipahami sesama anggota Dewan-walau orang lain sebenarnya bisa menduga maknanya.

__________


Kode antar anggota Dewan


Gini-gini aja nih?

-diucapkan kalau tak ada tanda bakal ada kucuran uang.

Lagunya apa, Bagimu Negeri?
-ditanyakan sebelum proyek: ada uang atau tidak. Bagimu Negeri merujuk pada proyek yang tak berduit karena bait dalam lagu itu berbunyi “Kami mengabdi…”.

Kok puasa terus, kapan bukanya?
-diucapkan kalau tak ada tanda bakal ada kucuran uang.

Hitungannya jago, tambah-tambahan hebat, tapi membaginya kurang pintar…
-menyindir pejabat yang tak pernah membagi duit.

Mana nih air zamzam-nya?
-menanyakan kucuran uang.

Berapa meter kirimannya?
-meter dipakai menggantikan kata “miliar”.

Kok kuenya pahit, kurang manis nih…
-protes karena jumlah duit yang dibagikan kurang.

Nah, begitu lho, makanannya enak-enak. Kami suka sekali dengan kiriman Anda kemarin…
-puas dengan kiriman duit.

Ada makan siang, mau ikut enggak?
-memberi tahu ada proyek yang akan digarap.

Lagi ketemu pasien
-anggota Dewan sedang bernegosiasi dengan pejabat atau pengusaha.

Kode dari penyetor uang (pengusaha/pejabat)

Kami sudah kirim lima bola, bisa untuk main sama teman-teman
-setoran duit Rp 500 juta.

Ada kiriman buku dari Amerika. Maaf, di dalamnya ada tiket nonton jazz 10 lembar
-ada kiriman amplop berisi US$ 10 ribu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s