Syair Tentang Pemuda

Wahai Pemuda

Sebuah syair tercipta untukmu

Syair dari jutaan warna bias kehidupan dalam rasaku

Syair tentangmu di hari esok itu…

Hari esok yang mungkin tak bersahabat dengan akal dan perasaanmu

Hari esok ketika dunia begitu sangat memuakan

Ketika kebiadaban dan kekejian begitu nyata melenggang

Lihatlah saudara-saudara kita disana, mereka yang mempertaruhkan nyawa untuk sebuah Aqidah

Ketika pembantaian tak sanggup lagi dibungkam oleh sekedar jargon HAM

Lihatlah Palestina, Irak, Afghanistan, Rohingya, Xinjiang

Semuanya menjerit kesakitan

Ketika penghinaan dipuja dengan dalih kebebasan

Lihatlah betapa tersakitinya ummat ini atas pelecehan terhadap Rasulullah SAW

Ketika kemulian kaum perempuan terus dihujam kaum feminis

Hingga Undang-undang pro Aborsi begitu gencar diperjuangkan

Hingga Aborsi dianggap sebagai hak yang harus dinikmati setiap perempuan

Ketika penguasa terus berkhianat

Lihatlah kemiskinan, lihatlah pengangguran, lihatlah jumlah rakyat kelaparan

Lihatlah mereka yang menggantungkan satu harapan tentang kesejahteraan

Ketika penjarahan bertameng privatisasi menjadi sumber investasi

Lihatlah bumi ini hancur terjamah tangan-tangan besi industri

Lihatlah saudaraku…

Ketika kita berdiam diri, ketika kita tidak peduli

Sementara kemaksiatan tumbuh menjadi sebuah budaya

Lihatlah Aceh, Yogyakarta, Tasikmalaya, Padang, Medan, Jambi…

Semuanya berguncang…

Seoalah alam ingin mengingatkan

Kita telah terlalu lama berkubang dalam kemaksiatan…

Wahai dunia lihatlah…

Kami ingin berteriak sekeras-kerasnya

Kami ngin menangis sejadi-jadinya….

Namun,

Teriakan kami tak sanggup menghentikan tangis si balita yang kelaparan

Tangisan kami tak sanggup menghentikan banjir darah akibat pembantaian

Wahai dunia lihatlah…

Kami ingin mengobati setiap yang terluka

Kami ingin melindungi setiap yang teraniaya

Kami ingin menghibur setiap yang berduka

Kami ingin selimuti setiap yang menggigil

Dan kami ingin mendekap setiap ketidak berdayaan ini dengan kedua tangan kami

Semua itu karena kami peduli

Pada ummat ini…

Pada negeri ini…

Pada agama ini…

Sungguh kami akan mengukir sejarah yang pernah dijanjikan

Walaupun banyak manusia memandang apa yang kami lakukan hanyalah sebuah khayalan

Saat ramai manusia nyaman hidup di bawah bendera ideology kuffur

Kami berada di garis depan perlawanan itu

Kami ada di garda terdepan untuk menyatakan perang terhadap ideology kuffur itu

Adakalanya kami tak mendapat tempat di hati ummat

Hanya karena kami masih seorang pemuda

Tapi…

Semangat kami adalah semangat para syuhada

Semangat yang dibangun atas dasar konsistensi dan keimanan

Semangat yang mengajarkan kami tentang arti penting keikhlasan dan kesabaran

Kami berjanji akan melanjutkan perjuangan ini

Perjuangan untuk melanjutkan kehidupan Islam

Hingga Islam kembali Berjaya

Atau kami harus musnah ditikam badai…

One thought on “Syair Tentang Pemuda”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s