Hakikat Perjuangan Totalitas

Totalitas Tanpa Batas !!! itulah yang menjadi ucapan KAMMI Komisariat Sepuluh Nopember yang bisa menegangkan otot tubuh, mempercepat denyut jantung dan mengepalkan tangan para kadernya untuk berjuang menegakkan agama islam. Itu bukan hanya sekedar ucapan belaka yang tidak lebihnya diucapkan oleh orang-orang biasa. Ucapan tersebut mengandung arti yang besar dan mulia, manakala dilakukan dengan ikhlash dengan mengharap keridloan ALLOH SWT. Sungguh mulia seseorang yang telah mencapai perjuangan menegakkan agama ALLOH SWT dengan modal totalitas dan keikhlasan tersebut.

Hakikat totalitas merupakan sebuah perjuangan dengan pengorbanan sepenuhnya untuk meraih tujuan yang mulia dengan keikhlasan sebagai modal utama. Pengorbanan yang diberikan berupa jiwa, raga dan harta yang dimiliki untuk perjuangan yang dilakukannya. Mereka tegar menghadapi segala rintangan dan berusaha melewatinya dengan susah payah. Di depan mata yang terlihat hanyalah sebuah kemenangan yang telah menantikan mereka untuk dapat diraih. Keyakinan yang kuat dengan pengorbanan yang ikhlash sebuah kemenangan yang telah menantikan semakin dekat dan bisa dicapai oleh para pejuang totalitas.

Dalam sebuah perang yang dipimpin oleh seorang panglima perang islam yang tangguh dan totalitas perjuangannya telah membuktikan pada sejarah islam. Panglima tersebut memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat serta keikhlasannya dalam memperjuangkan islam. Pandangan yang tajam dan fokus telah memperlihatkan pada kemenangan islam. Dengan disertai oleh prajurit yang taat dan istiqomah, panglima tersebut berhasil menaklukkan sebuah negeri islam yang dikuasai oleh orang-orang kafir. Panglima dan prajurit senantiasa meningkatkan ketaqwaannya dengan menjaga keistiqomahan ibadah mereka sehingga orang-orang kafir tersebut heran dengan kekuatan yang dimilki oleh muslimin. Pada malam harinya seorang muslim taat beribadah dan bertaqorrub kepada ALLOH SWT dan pada siang harinya mereka berpuasa dengan bekerja keras bagaikan singa yang berbahaya. Itulah jiwa kaum muslimin yang telah memiliki hakikat totalitas dalam perjuangan menegakkan islam.

Dari sebuah kisah nyata tersebut, sebagai kader pengemban da’wah haruslah meniru dan melaksanakan apa yang telah dilakukan para sahabat yang sholihin tersebut. Sebuah amanah yang telah diemban sungguh berat dan memerlukan energi yang banyak. Tetapi itulah yang menjadikan seorang pengemban da’wah untuk membuktikan dirinya sebagai orang yang memperjuangkan secara totalitas dan ikhlash. Semoga amanah yang selama ini dimiliki senantiasa diperjuangkan dengan ikhlash yakni totalitas tanpa batas. Perjuangan totalitas tanpa batas tersebut hanya bisa diraih dengan keimanan dan ketaqwaan kepada ALLOH SWT dan senantiasa berdo’a dan mengharap ridloNya. Itu adalah satu-satunya kunci utama yang bisa mencapai sebuah tujuan yang telah didambakan.

Perjuangan da’wah ini tidak cukup sampai waktu tertentu. Perjuangan ini harus tetap dilakukan semampunya selama nafas ini masih ada. Hanya pengemban da’wah yang istiqomahlah yang bisa mewujudkan semua itu. Kita memohon kepada ALLOH SWT agar senantiasa menetapkan keimanan dan ketaqwaan kita serta beristiqomah dalam jalanNya. Amin.

WALLOHU A’ALAM bisshowab.

Terus berjuanglah para pengemban da’wah !!! Keniscayaan kemenangan dapat kita raih bersama. ALLOHUAKBAR!!!.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s